oleh

Ajak Anak Muda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan, Risma Ingatkan Bahaya Hoax

Surabaya, SEMANGAT45.net – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini didaulat untuk membuka acara Gathering “Positif Bermedia Sosial” yang digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), di salah satu hotel di Surabaya, Senin (22/4). Risma, sapaan Tri Rismaharini mengajak para pegiat media sosial serta komunitas dan netizen untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara positif dalam bermedia sosial.

“Anak-anak muda semuanya. Ayo kita lanjutkan perjuangan para pejuang yang telah susah payah mendirikan negara ini. Jangan sia-siakan apa yang telah mereka lakukan. Salah satunya dengan cara kita berbuat baik untuk negeri ini dan positif bermedia sosial,” kata Risma saat meresmikan acara tersebut.

Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga mengajak para pegiat media sosial (medsos) itu untuk berpikir. Awalnya, dia menanyakan untungnya menyebarkan hal-hal negatif atau pun hoax kepada orang lain. Ia memastikan bahwa setiap kebohongan itu tidak akan langgeng dan tidak akan bertahan lama.

“Coba kita lihat, renungkan, apakah diri kita kemudian menjadi besar karena orang lain jelek karena kata-kata kita? Oke, mungkin kita akan jadi besar, tapi pasti itu tidak akan langgeng karena kebohongan itu tidak akan bisa bertahan lama. Jadi, untuk apa kita menyakiti orang lain?” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa tidak boleh merasa paling benar, karena kebenaran sejatinya hanya milik Tuhan. Bahkan, ia memastikan bahwa setiap manusia itu dilahirkan dengan membawa kelebihan dan kekurangan. “Jadi, di balik kekurangan seseorang pasti terdapat kelebihan. Begitu pula dengan kita, pasti kita juga punya kekurangan, termasuk saya,” imbuhnya.

Risma juga mengajak para pegiat medsos itu untuk berpikir dan membayangkan apabila media sosialnya digunakan untuk menyebarkan hal-hal positif bagi orang lain. Ia juga mengaku memiliki media sosial yang hanya digunakan untuk memperlancar kinerja di pemerintahan.

Baca juga  Cobek Raksasa Festival Rujak Uleg 2019 Pecahkan Rekor MURI

Ia pun mengaku sedih melihat situasi saat ini yang mana isu-isu negatif atau hoax terus bertebaran hingga menyebabkan perpecahan. Dulu saat para pahlawan berjuang sendiri-sendiri, tidak pernah menang melawan penjajah. Namun, saat didirikannya Budi Utomo, seluruh Jong bersatu dan bisa memenangkan setiap pertempuran dan akhirnya bisa merdeka.

“Kalau dengan kata-kata yang kita gunakan di media sosial kemudian kita terpecah belah, kita akan kalah perang berikutnya. Perang berikutnya bukan seperti dulu, tapi perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Kalau kita terus terpecah belah, maka kita akan dijajah kembali. Kita tidak sadar itu dan kita harus hati-hati,” kata dia.

Oleh karena itu, berkali-kali ia mengajak kepada para pegiat media sosial itu untuk terus menebar hal-hal positif di media sosial masing-masing, bukan hal-hal negatif yang akan menyebabkan perpecahan.

Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Nyoman Shuida mengatakan selama sebulan ini sudah merasakan dahsyatnya perkembangan media sosial, terutama saat pesta demokrasi atau pemilu. Bahkan, sampai saat ini media sosial itu terus bergemuruh dan begitu besar pengaruhnya dalam menggiring opini masyarakat dan memengaruhi segala sesuatu yang berkaitan dengan tatanan sosial masyarakat.

“Tentunya, hal ini tidak bisa kita cegah, yang kita bisa lakukan adalah kita bisa memanfaatkan atau memakai media sosial dengan bijak,” kata Nyoman.

Nyoman juga menjelaskan alasan memilih Kota Surabaya sebagai pelaksanaan gathering ini. Di antaranya karena sosok Wali Kota Risma yang telah memimpin Kota Surabaya selama dua periode dan bisa membawa Surabaya ke kancah Internasional. Bahkan, sudah banyak prestasi yang ditorehkan oleh Wali Kota Risma, baik di tingkat nasional maupun dunia.

Selain itu, netizen di Surabaya juga banyak memberikan pengaruh di medsos. Makanya, dia mengundang narasumber dari Google, Youtube dan Facebook supaya para pegiat media social itu bisa memberikan hal-hal positif dan membawa dampak kebaikan bagi bangsa Indonesia. (*)

Komentar

News Feed