oleh

Studi Tata Kelola Kota, Rombongan dari Korea Utara Kunjungi Surabaya

Surabaya, SEMANGAT45.net – Pemkot Surabaya mendapat kunjungan kehormatan rombongan dari perwakilan kota-kota Korea Utara, Jumat (3/5) lalu. Kunjungan ini dilakukan sebagai kelanjutan dari pertemuan di Korea Utara yang dilakukan November 2018 lalu, yang bertujuan untuk menjalin kerja sama antar-kota terutama dalam bidang perencanaan perkotaan, penyediaan layanan dasar, dan lingkungan.

Perwakilan yang hadir di antaranya Pejabat Korean Cities Federation (KCF) Ri Song, Wakil Ketua Komite Masyarakat Kota Pyongsong Provinsi Pyongan Utara Pak Chang Hun, dan Direktur Departement Luar Negeri Komisi Masyarakat Provinsi Pyongan Utara.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dalam fungsinya sebagai Presiden United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC), bersama Bernadia Irawati Tjandradewi selaku Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC, beserta kepala dinas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Surabaya menerima kunjungan kerja rombongan tersebut di ruang kerjanya.

Saat menerima kunjungan, Risma menjelaskan tentang pembangunan Kota Surabaya yang dihadapkan dengan keterbatasan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun, Pemkot Surabaya mengoptimalkannya sehingga dapat membangun infrastruktur yang baik. “Kesulitan itu tidak boleh menjadi kendala untuk membangun kota ini,” ujar Risma, sapaan Tri Rismaharini.

Menurutnya, pertumbuhan dan perkembangan di Kota Surabaya tidak lepas dari dukungan masyarakat dan semua stakeholder yang ada di Kota Surabaya. “Salah satu hasilnya, Kota Surabaya sudah lebih sejuk dibanding sebelumnya,” ujar wali kota perempuan pertama ini sembari menjelaskan rumah kompos di Kota Surabaya beserta prosesnya.

Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC Bernadia Irawati Tjandradewi menambahkan, tujuan utama kunjungan ini adalah mempelajari secara teknis berbagai inovasi pembangunan yang telah dilakukan oleh Surabaya, khususnya dalam bidang pengelolaan air, manajemen pengolahan sampah serta penghijauan kota. “Sebenarnya rombongan ini ingin menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Surabaya, seperti sister city atau friendship city,” tambahnya.

Baca juga  Kanjeng Mas Ayu Tri Rismaharini Resmi Jadi Kerabat Keraton Surakarta
(Rombongan dari Korea Utara saat mengunjungi call center 112 yang berada di Gedung Siola. Di sini juga tampak antusias mereka menyaksikan ruang kendali CC 112)

Bernadia juga memastikan bahwa rombongan ini juga sangat terkesan dengan Kota Surabaya setelah mengunjungi beberapa tempat, di antaranya berkunjung ke Taman Bungkul, Balai Pemuda, Kampung Jambangan dan Mini Agro Wisata untuk mempelajari urban farming. Menurutnya, berkali-kali rombongan ini mengatakan bahwa kampung yang ada di Surabaya sangat bersih dan warganya terlibat langsung untuk mengelola kampung dan warganya juga ramah.

“Kami dari UCLG ASPAC tentunya berharap mereka nanti setelah pulang, bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi warganya. Kami juga akan memfasilitasi hubungan sister city atau kerjasama antar kota,” pungkasnya.

Rombongan dari Korut tersebut tiba di Kota Surabaya pada Kamis (2/5). Rencananya, rombongan akan kembali ke negaranya usai mengadakan kunjungan ke kantor Sekretariat UCLG ASPAC pada hari ini (Senin, 6/5).

Selama di Surabaya, mereka mengunjungi beberapa tempat, di antaranya perkampungan, rumah kompos, program urban farming di perkampungan Surabaya. juga beberapa tempat lainnya, seperti Taman Surya depan Balai Kota Surabaya, selanjutnya mereka ke Command Center 112 dan Koridor di gedung Siola. (*)

Komentar

News Feed