oleh

Kenang Jasa Pahlawan, Khofifah Pimpin Apel Kehormatan di TMP Mayjen Sungkono

Surabaya, SEMANGAT45.net – Jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Timur menggelar apel
kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Sepuluh
Nopember di Jalan Mayjen Sungkono, tepat pukul 00.00 WIB, Sabtu (17/8).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung memimpin jalannya
kegiatan dengan bertugas sebagai inspektur apel. Didampingi Wakil Gubernur Jawa
Timur, Kapolda Jawa Timur, Pangdam V Brawijaya, dan jajaran forum komunikasi
daerah Jawa Timur, renungan suci ini juga mengajak lebih dari seratus pelajar SMA
di Jawa Timur.

Suasana syahdu begitu terasa sepanjang apel kehormatan dan renungan suci
tersebut. Pasalnya, kegiatan renungan suci itu dilakukan di tengah temaramnya
cahaya obor dan lilin yang menyala di setiap makam pahlawan. Hal ini menambah
kekhusyukan dan kekhidmatan dalam memberikan penghormatan, doa, serta rangkaian
mengenang jasa-jasa para pahlawan kemerdekaan yang hasilnya dinikmati segenap
warga bangsa Indonesia selama 74 tahun ini.

“Dalam rangka memperingati hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke 74 kami yang hadir
pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 00.00 WIB pada apel ini memberi
penghormatan pada arwah para pahlawan dan mengenang jasa-jasa para pahlawan nusa
dan bangsa yang telah bersemanyam di makam pahlawan,” ucap Khofifah membacakan
naskah apel kehomatan dan renungan suci.

Ia mengajak para peserta apel untuk menyatakan penghormatan sebesar-besarnya pada
para kusuma bangsa sebanyak 3.361 TNI, Polri dan Sipil yang dimakamkan di TMP
tersebut, maupun mereka yang gugur namun namanya tidak dikenal, yang jasadnya
terbenam di lautan, yang besemayam di lembah, maupun di ngarai-ngarai.

“Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keridhoan dan keikhlasan
pengorbanan para pahlawan dalam mengabdi demi kebahagiaan nusa dan bangsa,” ucap
Khofifah.

Baca juga  Dinilai Miliki Entry Point, Akademisi Dukung Pembangunan Alun-alun Suroboyo

Lebih lanjut, mantan Menteri Sosial ini mengatakan, renungan suci ini menjadi
bagian dari upaya Pemprov Jawa Timur untuk memanggil memori masyarakat agar
bersama-sama meresapi kembali bahwa negara Indonesia bisa mencapai titik kemajuan
seperti hari ini berkat jasa dan pengorbanan para pahlawan.

Khusus bagi kalangan para siswa yang turut hadir, Khofifah berharap dengan
renungan suci ini, generasi millenial penerus bangsa itu bisa terpanggil
memorinya dalam melihat peran pahlawan dan akhirnya mengikuti jejak
keteladanannya.

Menurutnya, tidak mudah bagi millenial memanggil memori tentang jiwa kepahlawanan
mengingat jarak waktu yang cukup jauh. Bagi warga milenial Surabaya
misalnya,belum tentu mereka mengenal jejak perjuangan sosok pahlawan seperti Bung
Tomo atau HOS Cokroaminoto. Bahkan mungkin anak Surabaya juga tidak semua
mengenal sosok HOS Cokroaminoto yang merupakan guru sang proklamator, Bung Karno.

“Kita ingin mereka terus belajar dan bisa melihat peran para pahlawan pada saat
revolusi,merintis kemerdekaan, dan saat proklamasi kemerdekaan itu sendiri. Dalam
proses itu yang dibutuhkan adalah keberanian dan kebersatuan. Maka bersatulah
anak-anakku, sebagaimana para pahlawan kita dulu bersatu, para pemuda juga
bersatu hingga mampu mencetuskan Sumpah Pemuda. Maka tugas pemuda khususnya
milenial adalah mengisi kemerdekaan melalui kerja keras, disiplin, jaga persatuan
dan kesatuan,” kata Khofifah.

Rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Provinsi Jawa Timur berlangsung
hingga malam hari. Setelah renungan suci, tepat pukul 10.00 WIB digelar upacara
detik-detik proklamasi Kemerdekaan dengan pengibaran bendera merah putih di
halaman Gedung Negara Grahadi. (*)

Komentar

News Feed